Teori S-R (Stimulus-Response), Teori AIDDA
(Attention, Interest, Desire, Action) dan Bullet Theory (Teori Peluru). Teori
ini terdapat pada teknik propaganda. Propaganda
adalah komunikasi satu arah yang dilkakukan individ/institusi kepada khalayak.
Propaganda sekarang telah kehilangan maknanya karna ditutupi oleh stigma
negative .
Kembali lagi pada teori yang terdapat pada
teknik propaganda yaitu :
a. Teori S-R
Stimulus respon menjadi model komunikasi yang sangat dasar. Model ini
mengansumsikan bahwa kata verbal, isyarat non verbal, gambar dan tindakan
tertentu yang akan membuat seseorang memberikan respon dengan cara tertentu. Respon
yang diberikan tergantung dengan stimulus yang diberikan atau karakteristik
seseorang. Misalnya, saat A memberikan
senyuman dan menyapa B dengan hangat, B akan memberikan respon yang positif. Ketika,
A datang dengan wajah yang tidak bersahabat dan melotot, tentu respon B akan
ketakutan.
b. Teori AIDDA
Pertama adalah Attention (menaruh perhatian), yaitu tahapan dimana kita dapat
membangkitkan perhatian khalayak dengan gaya bicara dan penampilan didepan
mereka.
Kedua adalah Interest (minat), setelah perhatian kita berikan pada khalayak,
mereka akan mulai tertarik dengan apa yang kita ucapkan.
Ketiga adalah Desire (keinginan), ketika khalayak mempunyai minat dengan apa yang
kita ucapkan dan apa yang kita tampilkan, mereka akan mempunyai hasrat atau
keinginan lebih ke tahap selanjutnya.
Keempat adalah Decision (keputusan), khalayak yang tertarik dengan apa yang kita
bicarakan dan tampilkan, selanjutnya akan memutuskan untuk mengambil tindakan.
Kelima adalah Action (Tindakan), ketika 4 tahap yang diatas telah berhasil
mempengaruhi khalayak, khalayak akan memberi tindakan dengan mengikuti dan
menyetujui.
Contoh
teori AIDDA: seseorang melihat tayangan iklan produk kecantikan di tv dengan
model artis terkenal Indonesia, iklan ini memperkenalkan produknya yang mampu
memutihkan wajah dan kulit wanita. wanita yang meilhat tayangan ini akan
tergiur untuk membeli agar kulitnya menjadi putih. In fact, orang Indonesia
mempunyai kulit dengan ciri khas sawo matang, bukan kulit putih.
c. Bullet Theory (teori Peluru)
Menurut
Wilbur Schram, teori ini mengansumsikan bahwa media memiliki kekuatan yang
sangat perkasa dan audience dianggap tidak berdaya. Penyampaian pesan pada
teori ini adalah satu arah. Media masa sangat bisa memepengaruhi audience. Contohnya, ketika iklan air mineral
pertama muncul yang bermerk Aqua, ini akan mempengaruhi asumsi mereka bahwa air
mineral itu adalah Aqua.
Namun, 20 tahun kemudian teori ini dicabut karena, audience yang dianggap
pasif tidak lah benar.